Tentang Ibnu Khaldun
1. Biografi
Singkat
Ibnu Khaldun adalah seorang filsuf sejarah yang
berbakat dan cendekiawan terbersar pada zamannya, salah seorang pemikir
terkemuka yang pernah dilahirkan. Beliau adalah seorang pendiri ilmu
pengetahuan sosiologi yang secara khas membedakan cara memperlakukan sejarah
sebagai ilmu serta memberikan alasan – alasan untuk mendukung kejadian –
kejadian yang nyata.
Nama lengkap Ibnu Khaldun adalah Abu Zayd ‘Abd
Al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun Al-Hadrami. Beliau dilahirkan di Tunisia
pada 1 Ramadhan 732H./27 Mei 1332 M, wafat 19 Maret 1406/808H. Beliau dikenal
sebagai sejarahwan dan bapak sosiologi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah.
Beliau masih memiliki garis keturunan dengan Wail bin
Hajar, salah seorang sahabat Nabi SAW. Wail bin Hajar pernah meriwayatkan sejumlah
hadith serta pernah dikirim nabi untuk mengajarkan agama Islam kepada para
penduduk daerah itu. M Khalid bin Ustman dating ke Andalusia bersama pasukan
arab penakluk wilayah bagian setalan Spayol. Khalid kemudian lebih dikenal
panggilan Khaldun sesuai dengan kebiasaan orang Andalusia dan Afrika Barat Laut
yakni dengan penambahan pada akhir nama dengan “un” sebagai penyataan
penghargaan kepada keluarga penyandangnya. Dengan demikian Khalid menjadi Khaldun.
Pada tanggal 25 Ramadhan 808 H bertepatan tanggal 19
Maret 1406. Ibnu Khaldun meninggal pada usia 76 tahun. Untuk menghormati nama
besarnya dia dimakamkan di pemakaman sufi di Bab Al-Nashr Kairo, yang merupakan
makam para ulama dan orang-orang penting.
Sebagai pelopor sosiologi, sejarah-filsafat, dan
ekonomi-politik, karya-karyanya memiliki keaslian yang menakjubkan. “Kitab
Al-I’bar” termasuk Al-Taarif adalah buku sejarahnya yang monumental, berisi Muqamiddimah serta otobiografinya.
Bukunya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama terkenal dengan muqaddimah, dalam bagian ini
membicarakan tentang masyarakat, asal-usulnya, kedaulatan, lahirnya kota-kota
dan desa-desa, perdagangan, cara orang mencari nafkah, dan ilmu pengetahuan.
Bagian kedua kitab Al-I’bar, terdiri dalam empat jilid, membicarakan tentang
sejarah bangsa arab dan orang-orang muslim lainnya dan juga dinasti-dinasti
pada masa itu, termasuk dinasti syiria, persia, seljuk, turki, yahudi, romawi,
dan prancis. Dan bagian ketiga terdiri dari dua jilid, membicarakan bangsa
barbar, dan suku tetangga, otobiografi yaitu Al-Taarfi.
2. Kutipan
- ·
Government
is an institution which prevents injustice other than such as it commits itself
Kutipan ini kami ambil karena kami
satu suara dengan Ibnu Khaldun. Pemerintah seharusnya menjadi sesuatu yang
mencegah ketidakadilan, bukan sebaliknya.
- ·
Habits
are qualities of the soul
Orang dengan kualitas baik, maka
memiliki jiwa yang baik. Di titik ini kami sangat setuju dengan pernyataan Ibnu
Khaldun
Kelompok 3 Ibnu Khaldun Kelas C
Desya Vanessa - 705190114
Parwati - 705190103
Rahma Meilena - 70519271
Yohana Sheren Yulia - 705190128
Gelen Ananda Pratama - 705190105
Ida Ayu Chandrika Sastrawan - 705190151
Yohana Sheren Yulia - 705190128
Gelen Ananda Pratama - 705190105
Ida Ayu Chandrika Sastrawan - 705190151


