Saturday, August 24, 2019

Ibnu Khaldun


            






Tentang Ibnu Khaldun

1.      Biografi Singkat

Ibnu Khaldun adalah seorang filsuf sejarah yang berbakat dan cendekiawan terbersar pada zamannya, salah seorang pemikir terkemuka yang pernah dilahirkan. Beliau adalah seorang pendiri ilmu pengetahuan sosiologi yang secara khas membedakan cara memperlakukan sejarah sebagai ilmu serta memberikan alasan – alasan untuk mendukung kejadian – kejadian yang nyata.

Nama lengkap Ibnu Khaldun adalah Abu Zayd ‘Abd Al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun Al-Hadrami. Beliau dilahirkan di Tunisia pada 1 Ramadhan 732H./27 Mei 1332 M, wafat 19 Maret 1406/808H. Beliau dikenal sebagai sejarahwan dan bapak sosiologi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah.

Beliau masih memiliki garis keturunan dengan Wail bin Hajar, salah seorang sahabat Nabi SAW. Wail bin Hajar pernah meriwayatkan sejumlah hadith serta pernah dikirim nabi untuk mengajarkan agama Islam kepada para penduduk daerah itu. M Khalid bin Ustman dating ke Andalusia bersama pasukan arab penakluk wilayah bagian setalan Spayol. Khalid kemudian lebih dikenal panggilan Khaldun sesuai dengan kebiasaan orang Andalusia dan Afrika Barat Laut yakni dengan penambahan pada akhir nama dengan “un” sebagai penyataan penghargaan kepada keluarga penyandangnya. Dengan demikian Khalid menjadi Khaldun.

Pada tanggal 25 Ramadhan 808 H bertepatan tanggal 19 Maret 1406. Ibnu Khaldun meninggal pada usia 76 tahun. Untuk menghormati nama besarnya dia dimakamkan di pemakaman sufi di Bab Al-Nashr Kairo, yang merupakan makam para ulama dan orang-orang penting.

Sebagai pelopor sosiologi, sejarah-filsafat, dan ekonomi-politik, karya-karyanya memiliki keaslian yang menakjubkan. “Kitab Al-I’bar” termasuk Al-Taarif adalah buku sejarahnya yang monumental, berisi Muqamiddimah serta otobiografinya. Bukunya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama terkenal dengan muqaddimah, dalam bagian ini membicarakan tentang masyarakat, asal-usulnya, kedaulatan, lahirnya kota-kota dan desa-desa, perdagangan, cara orang mencari nafkah, dan ilmu pengetahuan. Bagian kedua kitab Al-I’bar, terdiri dalam empat jilid, membicarakan tentang sejarah bangsa arab dan orang-orang muslim lainnya dan juga dinasti-dinasti pada masa itu, termasuk dinasti syiria, persia, seljuk, turki, yahudi, romawi, dan prancis. Dan bagian ketiga terdiri dari dua jilid, membicarakan bangsa barbar, dan suku tetangga, otobiografi yaitu Al-Taarfi.




2.      Kutipan

  • ·         Government is an institution which prevents injustice other than such as it commits itself

Kutipan ini kami ambil karena kami satu suara dengan Ibnu Khaldun. Pemerintah seharusnya menjadi sesuatu yang mencegah ketidakadilan, bukan sebaliknya.
  • ·         Habits are qualities of the soul

Orang dengan kualitas baik, maka memiliki jiwa yang baik. Di titik ini kami sangat setuju dengan pernyataan Ibnu Khaldun





Kelompok 3 Ibnu Khaldun Kelas C
Desya Vanessa - 705190114
Parwati - 705190103
Rahma Meilena - 70519271
Yohana Sheren Yulia - 705190128
Gelen Ananda Pratama - 705190105
Ida Ayu Chandrika Sastrawan - 705190151

No comments:

Post a Comment